[FF – Ficlet] Let’s Wash Our Hands

 “Let’s Wash Our Hands” by Mingi Kumiko

Cast: [BTS] V & [Lovelyz] Sujeong ★ Genre: school life, fluffy ★ Rating: General ★ Lenght: Ficlet (about 600 words)

B6338WACYAAO5tBX

“Kau ini memang benar-benar baik, tidak peka, atau hanya sekedar cari kesempatan?”

.

.

            Murid kelas 2 – 2 yang telah selesai membungkus potongan batang pohon dengan selembar plastik segera meletakkan tugasnya di atas meja. Setelah itu mereka pun menuju wastafel untuk membasuh tangan dan kembali ke kelas.

            Namun ada seorang murid yang masih berkutat dengan kegiatannya di tempat yang barusan digunakan untuk praktek mencangkok. Ialah Ryu Su Jeong, gadis yang dengan pasrahnya membersihkan lapangan yang dikotori dengan tanah humus seorang diri. Kedua tangannya dengan gontai menggerakkan sapu lidi berukuran besar untuk menggiring sampah berkumpul di pengki.

            “Sujeong-a, apa kau butuh bantuan?” embusan suara lembut menyapa gendang telinganya. Buru-buru ia menoleh ke sumber suara dan didapatilah si Ketua Kelas yang tengah berjalan menghampirinya. “Taehyung, hm, tak apa… sebentar lagi selesai.” Tolaknya secara halus.

“Kok piket sendirian? Mana yang lainnya?”

“Aku sudah minta mereka untuk berbagi tugas tapi mereka malah langsung lari ke kelas dengan menyodoriku berbagai macam alasan. Belum mengerjakan tugas kesastraan lah, mau menyelesaikan laporan, pokoknya macam-macam.”

“Yah, untungnya anggota piket hari ini masih menyisakan satu orang yang benar-benar tekun sepertimu.” Taehyung secara terang-terangan memuji Sujeong. Gadis itu lantas menunduk malu dan mengurungkan niatnya mengambil pengki yang sudah terpenuhi oleh sampah.

            “Aku bantu saja, ya, biar cepat selesai?” Taehyung menawarkan bantuan dan langsung membawa pengki itu ke keranjang sampah tanpa perlu menunggu persetujuan Sujeong. Gadis berambut panjang sepinggang itu pun tak kuasa berkutik dibuatnya. “Gomawo,” ucapnya lirih saat Taehyung telah kembali dan meletakkan pengki di sebelah keranjang sampah.

“Ayo segera cuci tangan!” ajak Taehyung.

“Iya, kau duluan saja. Aku mau meletakkan sapu ini.”

“Oke.”

            Hanya butuh 30 detik bagi Sujeong untuk mengembalikan sapu itu ke tempat semula. Ia segera menuju wastafel untuk cuci tangan karena ia tahu bel pergantian jam pelajaran akan segera berdentang dengan nyaring.

            Saat ia sampai di wastafel, Sujeong pun mendapati Taehyung yang masih menggesek-gesekkan tangannya dalam upaya membusakan sabun. Sujeong menghampirinya kemudian menengadahkan tangan dan menekan-nekan botolnya untuk mendapatkan setetes likuid sabun.

“Sabunnya habis,” Ucap Taehyung. “Hm, ya sudahlah kubilas dengan air saja.” Sujeong mengerucutkan bibirnya kecewa. Apa boleh buat, dengan terpaksa ia harus menunggu jam istirahat agar bisa pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tangannya yang super duper kotor. Bayangkan saja, selain tanah dan debu yang berkolaborasi menempel di tangannya, di dalam kuku yang sebenarnya tak seberapa panjang itu pun terselip tanah dan membuatnya berwarna kecoklatan. Sungguh menjijikkan.

“Kau bisa berbagi sabun denganku.”

Omo, tidak usah, Tae, terima kasih…”

“Aku tahu saat sedang melamun kau suka menggigiti kuku. Kalau sampai nanti tanpa sadar kau melakukan kebiasaan itu bagaimana? Nanti kau bisa cacingan.”

“Jangan menakut-nakutiku, dong!”

“Mangkannya, sini…” Taehyung menarik kedua tangan Sujeong secara tiba-tiba. Ia pun mengoleskan busa-busa yang ada di tangannya ke telapak tangan Sujeong.

            Jantung Sujeong berdebar teramat hebat saat itu juga. Sentuhan tangan Taehyung begitu lembut menyapa kulitnya. Oh Tuhan, mungkin aliran darahnya telah berhenti saat itu juga. Bagaimana bisa pria jangkung berpipi tirus itu setega ini padanya? Membiarkan fantasi-fantasi liar berkecamuk dalam angannya hanya karena sebuah sentuhan sederhana. Kupu-kupu dalam perutnya pun kini terbang dengan penuh gairah.

            Mungkin Taehyung memang sudah kelewat batas tanpa ia sadari. Sujeong mungkin tahu ia memang pria baik hati, tapi ia baru tahu kalau Taehyung adalah pria yang sangat menghanyutkan. Taehyung juga tak lupa mengoleskan busanya ke punggung tangan Sujeong, kemudian membilaskannya.

“Sekarang tangan kita sama-sama bersih dan akan terbebas dari kuman.” Kata Taehyung.

“Oh iya, aku membawa multi tool, kau bisa menggunting kukumu menggunakan alat tersebut, itu pun kalau kau mau, Sujeong.” Timpalnya lagi.

“Taehyung…” Sujeong memanggilnya dengan sebuah sorotan tajam tersirat di matanya.

Ne?” Taehyung mengangkat alisnya.

Kau ini memang benar-benar baik, tidak peka, atau hanya sekedar cari kesempatan? Sujeong ingin menegurnya demikian. Namun apa daya, hal yang hendak ia sampaikan hanya sebatas perkataan yang tertahan di kerongkongan.

“Hm, tidak jadi, lupakan saja. Terima kasih sudah membagi sabunmu.”

“Oke, kalau begitu ayo kembali ke kelas!”

– END –

Ini FF request’an Myungsooga, karena lagi konek internet dan ada waktu jadi langsung kugarap hehehe ~ hope you like it, maaf kalau mengecewakan dan ada kekurangan, atau mungkin ngga sesuai ekspektasimu.

lovelyz bts v taehyung soojung sujeong fanfiction ff

7 thoughts on “[FF – Ficlet] Let’s Wash Our Hands

    • Jangan curhat dong aku jadi ikutan baper ah sial :’) najis kali ah nemu cowo baperan -_- susah ya jadi cewe hadudu, memaksakan diri untuk tdk baper tapi tetap saja hati kecil serasa meletup2 kalau si doi kasih kode dgn tindakan sederhana yg mungkin bagi dia tdk berarti apa2
      What kenapa panjang sekali BUBAR! BUBAR! >///<

      Disukai oleh 1 orang

Comment Is Free of Charge (*^▽^*)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s