#FF : The New Classmate [1/2]

temen kelas baru

Author : Miku14
(ganti nama dari Park Min Gi, oke?? Sumpah, ngerasa nama pena lama terlalu norak ><)

Main Cast :

– Oh Se Hun

– Lee Areum

– Xi Lu Han

Cameo :

– All member EXO.

Genre : School life, friendship, romance, brothership

Rating : General

Leght : Twoshot

*Summary*

Apa jadinya ketika Oh Se Hun menyukai seorang fangirl dari hyungnya, Luhan???

 

Happy Reading —-

 

~ Areum POV ~

Bel tua yang masih berfungsi di sekolahku sudah berbunyi,pertanda akan segera dimulai.

“Apa benar dia akan sekolah disini, aigo.. sepertinya aku harus berdandan secantik mungkin.”

“Aku tidak bisa membayangkan jika dia sekelas dengan kita nanti.”

Terdengar suara-suara heboh yang dari tadi berngiang di telingaku. Memangnya ada apa sih kok sampai heboh seperti itu? Ya memang aku dengar akan ada murid baru di kelas ini, tapi apa harus seheboh itu?

Kim sonsaengnim memasuki kelasku dengan diikuti seorang namja di belakangnya, sepertinya dia murid baru yang murid-murid yeoja hebohkan itu. Tapi, sepertinya aku pernah melihat wajahnya, bahkan wajah itu sangatlah tak asing bagiku. Aku memutar otakku lagi untuk mengingat-ingat siapa namja itu.

Ya! Dia kan member EXO-K,Sehun. Jinchaayo? Jadi ini yang membuat murid-murid yeoja heboh sedari tadi. “Tenang anak-anak, aku tau dia memang artis tapi tujuannya kemari untuk belajar bukannya konser.” Jelas Kim sonsaengnim berusaha menenangkan yeoja-yeoja yang histeris itu.

Ia berjalan menuju tempat duduk yang kosong, sial! Tempat duduk yang kosong kan cuma disebelahku. Aku akan duduk di samping Oh Se Hun? Tapi apa serunya, aku tidak terlalu mengidolakannya, aku memang fangirl dari EXO, tapi bukan EXO-K, melainkan EXO-M. Terutama… LUHAN!!!

Ia pun menghampipri tempat duduk di sebelahku dengan senyuman bergairah,mungkin demi eksistensinya sebagai artis. Dia mulai duduk dengan pandangan tetap lurus,tanpa menengokku sebagai teman sebangkunya. Aku menoleh ke arahnya sekilas, Omona~ ternyata dia lebih tampan jika dilihat secara langsung daripada di MV What is Love, History atau pun MAMA yang sering aku tonton dari layar laptopku. Tapi tetap saja, tidak ada yang bisa menyaingi ketampanan Luhanku.

Eits.. Luhan? Bukannya Sehun adalah couplenya Luhan. HunHan couple itu, couple yang selalu membuatku jelous bahkan aku pernah hampir menjedukkan kepalaku ini ke tembok ketika aku melihat foto mereka berciuman, walaupun hanya editan. Bahkan lebih parahnya lagi aku pernah bermimpi kalau HunHan berciuman, mesum sekali. Tak ku sangka namja yang selama ini sangat aku jengkeli akan menjadi teman sebangkuku.

Omo, aku bisa tau lebih banyak tentang Lulu dengan bertanya padanya, atau mungkin dia juga bisa mengajakku bertemu dengan Luhan. Aish, Areum-ah! Apa yang kau pikirkan, janganlah terlalu berharap banyak!

“Agasshi, kenapa melamun?” tanya namja di sebelahku dan membuyarkan lamunan mustahilku.

“Eh, gwaenchanayo.” jawabku sedikit gagap. Dia mengajakku bicara duluan? Ya tuhan, aku tidak mimpikan?

Bel istirahat berbunyi, aku segera bergegas keluar dari kelas ini.

“Agasshi, mau kemana?” tanya Sehun.

“Tentu saja keluar dari kelas ini, aku bosan jika hanya berdiam diri disini.” jawabku.

“Andwe~ jangan keluar, atau aku dalam bahaya.” kata Sehun yang membuatku bingung.

“Bahaya,bagaimana maksudnya?” tanyaku heran.

“Kau tau kan aku artis?” tanya Sehun sambil memberi tatapan menandakan isyarat. Oh ne, aku tau maksudnya, mungkin dia tidak mau dikrubungi oleh fans-fansnya yang cukup ganas itu. Tapi aku lapar, ottohke? Tapi tak apa lah makan pada jam istirahat selanjutnya nanti mungkin bisa. Aku pun menduduki kursiku kembali. Dia memanggilku agassi? Benar-benar namja yang sopan, Oh Sehun.. maafkan aku jika selama ini aku punya inisiatif mengobrak-abrik hubunganmu dengan Luhan, maaf sekali..

Terlihat raut muka murid-murid yeoja yang kusut ketika mendapati aku tidak jadi keluar kelas, mungkin rencana mereka untuk mengadakan jumpa pers dengan Sehun gagal. Hahaha~

“Agassi, aku tertinggal banyak di mata pelajaran ini, boleh aku pinjam catatannya?” tanya Sehun.

“Oh ne, Sehun-ssi.” balasku sambil menyerahkan buku catatanku.

“jangan panggilaku dengan bahasa sesopan itu, aku pelajar biasa sekarang, bukannya member EXO-K.” Ujarnya pelan.

“Baiklah,Sehun-ssi.” Kataku.

“Ah, aku jadi malu karena panggilanmu terlalu sopan.” katanya sambil memegang bagian belakang lehernya.

“Kau juga memanggilku agasshi,bukannya itu panggilan yang sopan juga?” tanyaku.

“Baik, panggil aku Sehun-ah, dan aku akan memanggilmu.. Ehmm.. tapi siapa namamu?” tanyanya.

“Lee Areum imnida.” Jawabku.

“Ne, kau panggil aku Sehun, dan aku memanggilmu Areum.” ujarnya.

Bel pulang yang aku tunggu sedari tadi pun berbunyi, akhirnya aku pulang juga. Saat yang paling aku tunggu.

Saat aku keluar dari pagar ku lihat Sehun juga keluar, ia langsung berlari menuju mobil jemputannya, mungkin. Ia membuka pintu mobilnya kulihat sekilas, bukannya yang menduduki meja pengemudi itu managernya? Entahlah, aku tidak mau sok tahu.

~ Areum POV End ~

******

~ Author POV ~

Saat sampai di dorm Sehun pun langsung membaringkan tubuhnya di sofa dan melemparkan tasnya tanpa aturan.

“Bagaimana dengan sekolah barumu, apa kau sudah menemukan gadis cantik?” celoteh Chanyeol.

“Seperti yang ku duga banyak yeoja yang histeris ketika bertemu denganku. Yeoja cantik? Hampir semua cantik, hyung!” jawab Sehun.

“Hampir semua? Enak sekali hidupmu. Tapi tidak ada kah salah 1 dari mereka yang menonjol?” tanya Chanyeol lagi.

“Entah lha, aku hanya berkenalan dengan 1 yeoja.” jawab Sehun.

“Apa dia fangirl kita?” tanya Chanyeol.

“Kurasa bukan, karena dia sama sekali tidak histeris ketika aku mendekatinya.” Ujar Sehun datar.

“Mungkin dia gengsi.” Kata Chanyeol.

“Sudah lah, hyung. Kau ini selalu menanyakan sesuatu yang aneh-aneh.” keluh Sehun dan hanya dibalas tawa khas oleh Chanyeol.

~ Author POV End ~

 

~ Sehun POV ~

 

Aku mulai membuka buku catatan yang tadi aku pinjam dari teman sebangkuku yang aku lupa namanya siapa.. A. A.. Areum.. ya! Itu dia namanya. Aku sedikit penasaran dengan gadis ini, memang dia sangat ramah padaku, tapi sepertinya dia bukan fangirlku, kenapa dia bisa tidak mengidolakan namja setampan aku, mantan ulzzang pula!

Aku membolak-balik isi bukunya. Tulisannya sangat indah dan rapi membuatku semangat untuk menyalin semua catatannya, walaupun sangat lelah. Aku membuka halaman bukunya yang paling belakang.

Betapa terkejutnya aku ketika kudapati pada bagian belakang bukunya terdapat tulisan. “EXO-M Saranghaja!!

Omona.. ternyata dia penggemar EXO-M juga. Cocok saja dia sama sekali tidak tertarik melihatku. Lalu dibawah tulisan itu terdapat beberapa tulisan lagi.

“Kim Min Seok

XI LU HAN

Wu Yi Fan

Zhang Yi Xing

Kim Jong Dae

Huang Zi Tao”

 

Aigo.. ternyata dia adalah fangirl akut dari kembaran grup EXO-K, yaitu EXO-M. Ternyata dia Luhan freak, lihat saja dia membuat tulisan nama Luhan hyung dengan huruf kapital semua, paling tebal pula.

~ Sehun POV End ~

 

~ Areum POV ~

 

Keesokan harinya…

 

Aku memasuki kelas dengan wajah cerah, entah kenapa, mungkin karena ini masih pagi jadi aku berusaha membagi kebahagian pada orang lain.

Ku lihat Sehun yang sedang terduduk melamun sendirian. Ini masih pagi jadi masih belum terlalu banyak fangirl yang mengerumuninya.

“Annyong,Sehun-ah!” sapaku sambil duduk.

“Nado annyong, Areum-ah. Ini bukumu kemarin, kamsa hamnida.” ucapnya sambil menyerahkan buku yang kemarin ia pinjam dariku.

“Kau fangirlnya Luhan hyung ya?” tanyanya tiba-tiba.

“Dari mana kau tau?” tanyaku terkejut dan heran.

“Bagian belakang bukumu.” Jawab Sehun sambil menunjuk-nunjuk apa yang dia maksud. Aigo.. aku lupa jika dalam bukuku penuh dengan coretan tentang EXO-M.

“Hehehe.. waeyo?” tanyaku.

“Ternyata kau lebih menyukai musik mandarin ya.” kata Sehun.

“Tidak juga, aku juga menyukai EXO-K, hanya saja Luhan gege tampannya melebihi batas, suaranya merdu pula, jadi aku sangat jatuh cinta padanya.” jelasku sambil membayangkan senyuman manis Luhan gege. Benar gege kan? Bahasa mandarinku sudah benar kan? Masa aku memanggilnya oppa, dia kan orang China

“Kau tau kan aku couplenya?” tanya Sehun menggodaku.

“Tentu saja tau,hahaha!” kataku sambil tertawa, tapi entah, apakah yang lucu?

“Kau mau ku beritahu tentangnya lebih dalam?” tawar Sehun.

“Ya, jika kau bersedia!” kataku.

“Kau patut cemburu padaku, karena aku sangat dekat dengannya, bahkan banyak fangirl Luhan hyung yang histeris ketika melihat kemesraanku dengan Luhan hyung, hahaha!” celotehnya.

“Ne, bahkan ketika melihatmu bergandengan tangan atau berfoto bersama dengan Luhan gege, aku serasa ingin menamparmu.” kataku asal.

“Kau ingin menamparku, tampar lah aku sekarang!” katanya sambil menyodorkan pipi mulusnya itu.

“Ani, aku hanya bercanda. Mana mungkin aku berani menampar pipi semulus itu. lagi pula jika aku melakukannya aku akan didemo oleh banyak fangirlmu.” ujarku.

~ Areum POV End ~

 

******

~ Author POV ~

 

*At Dorm*

“Sehun-ah!!!” panggil Kai histeris.

“Ada apa sih hyung, ribut sekali..” tanya Sehun.

“Ada berita bagus, EXO-M akan datang kesini untuk berkolaborasi bersama kita di episode SBS minggu depan.” Jelas Kai.

“Mwo? Yang benar hyung,jadi Luhan hyung akan datang kemari? Wah,aku sudah sangat merindukannya.” Kata Sehun antusias.

Beberapa hari kemudian…

Empat hari sesudah diumumkannya kolaborasi antara EXO-K dan EXO-M di SBS, member-member EXO-K pun menjemput member-member EXO-M di bandara Incheon.  Terlihat Sehun yang paling bersemangat karena dia sudah tidak sabar bertemu dengan Luhan.

Saat sampai bandara terlihat member-member EXO-M yang melambai-lambaikan tangan mereka ke arah member-member EXO-K.

“Luhan,hyuuunnnggg!!!!”

teriak Sehun histeris ketika menyambut kedatangan Luhan.

Ne, Sehunie!” Luhan balik berteriak dan langsung berlari menuju arah Sehun.

“Hyung, lama tidak bertemu!” ujar Sehun sambil memeluk hyungnya itu.

Ne, Sehunie.” jawab Luhan. Para member pun langsung menuju bus untuk ke dorm.

Malamnya..

 

“Sehun-ah, hyung dengar kau pindah sekolah, bagaimana sekolah barumu itu?” tanya Luhan.

“Tentu saja aku sangat dihormati disana,sialnya teman sebelahku itu fangirlmu, dia selalu memuji-mujimu di depanku.” ujar Sehun.

“Wah,ternyata aku sangat populer ya!” kata Luhan.

“Tapi aku terganggu, hyung!” keluh sehun.

“Bukannya kau harus senang kalau ada temanmu yang mengidolakan hyung tercintamu ini.” goda Luhan.

“Terserah hyung saja..” kata Sehun dengan raut muka datar.

“Ajak lah dia besok kesini.” kata Luhan.

“Mwo? Kenapa aku harus mengajaknya?” tanya Sehun heran.

“Aku ingin tau secantik apa yeoja yang berhasil membuat Sehun galau karena yeoja itu terlalu banyak memujiku, hahaha~” celoteh Luhan.

“Galau karenanya? Mana mungkin!” Sehun bersi keras mengelak.

“Apa pun itu, bawa saja dia kemari.” Kata Luhan.

“Baiklah, besok aku kan mengajaknya kemari, jika dia mau..” Kata Sehun pasrah.

“Dia pasti mau..” balas Luhan.

~ Sehun POV End ~

******

~ Areum POV ~

 

“Areum-ah, EXO-K dan EXO-M akan berkolaborasi 2 hari lagi.” ujar Sehun.

“Aku tau, aku sudah membaca berita itu di allkpop dan tumbrl.” balasku.

“Ada Luhan hyung di dorm kami, kau tidak ingin bertemu dengannya?” tanya Sehun.

“Jika kau bertanya ingin atau tidak, tentu saja aku sangat ingin. Tapi mana boleh yeoja biasa seperti aku masuk ke dorm EXO seenaknya. Beda lagi jika aku ini member f(x) atau Girls’ Generation.” kataku mengrenyitkan dahiku.

“Kau bisa bertemu dengan Luhan hyung!” seru Sehun.

“Mwo? Bagaimana caranya?” tanyaku bingung.

“Kau bisa bertemu dengannya jika nanti sepulang sekolah kau mau ikut denganku ke dorm.” ucap Sehun.

“Kau tidak bohong, kau mau mengajakku ke dorm? Tentu saja aku mau!” balasku dengan wajah sumringah.

“Ne, ne.. aku akan mengajakmu.” kata Sehun. Omona~ aku tidak sedang bermimpi kan? Sehun mengajakku bertemu dengan Luhan, biasku yang nomor 1! Sehun benar-benar baik hati.

.

.

Bel pulang berbunyi. Aku sudah tidak sabar lagi untuk menuju dorm EXO. “Sehun-ah, jadi kan?” tanyaku.

“Tentu saja! Tapi sebentar, aku harus piket. Kau tunggu dulu ya..” jawab Sehun sambil tersenyum.

“Tentu aku akan sabar menunggumu..” balasku.

Dan kini pun aku berdiri di ambang pintu melihatnya piket seorang diri. Kasian sekali dia,entah sudah berapa kali ku hitung ia mengelap keringatnya. Kasian.. mungkin dia tak biasa bersih-bersih di dorm.. itu hanya mungkin.

“Sehun-ah, perlu ku bantu?” tawarku.

“Tidak usah, sebentar lagi selesai.” Jawabnya.

“Selesai katamu? Lihat lah bagian belakang masih terlapisi banyak sekali debu!” kataku sambil menunjuk bagian yang ku maksud. Sehun pun sekilas menoleh.

“Ah iya, pabo!” katanya menggerutu sambil menepuk jidatnya.

“Tidak usah sampai begitu, kau kan namja tidak wajib untuk pandai bersih-bersih..” ucapku.

“Bagaimana, mau ku bantu tidak?” tawarku lagi, dan kini Sehun pun mengangguk. Aku pun mengambil alat pel yang satunya untuk mengepel bagian belakang yang masih kotor itu. Saat mengepel dengan arah mundur tiba-tiba saja aku terpeleset.

“Awww..” jeritku meringis kesakitan.

“Areum-ah, kau tidak apa-apa?” tanya Sehun bergegas menghampiriku.

“Tidak apa-apa bagaimana. Aku kesakitan tau. Kalau mengepel yang rata donk, lantainya licin sekali.” Gerutuku.

Mianhae.. aku tak pandai dalam hal bersih-bersih.” ucap Sehun.

“Untung kau member boyband. Coba kalau kau jadi cleaning service, sudah berapa korban yang terpeleset karena lantai licin?” cibirku sambil cemberut.

“Kau marah? Mian,aku tidak sengaja..” ucapnya lagi. Tapi kenapa kali ini wajahnya sangat gusar. Seperti sangat menyesal. Apa tadi perkataanku terlalu kasar?

“Eeee.. gwaenchanayo. Ya sudah,ini kan hanya kecelakaan. Lain kali hati-hati ya..” balasku sambil melemparkan senyuman agar wajahnya tak segalau itu, aku tak tega melihatnya.

“Ne, mari ku bantu bangun..” katanya sambil mengangkat tubuhku dan meletakkannya di bangku kelas. Katanya membantuku bangun, tapi kenapa malah menggendongku. Dasar aneh! Kenapa dia meletakkanku disini, membuat bokongku makin sakit saja.

“Akhirnya selesai juga. Kajja, Areum-ah!” kata Sehun sambil menggandeng tanganku untuk menuju halte bus.

“Kenapa kau naik bus. Biasanya kau dijemput mobil?” tanyaku.

“Aku tau jika aku minta dijemput dan menyuruh naik ke mobil kau akan merasa sungkan, itu sebabnya aku menyuruh manager hyung untuk tidak menjemputku hari ini dan memilih naik bus saja.” jelas Sehun.

Bagaimana dia bisa tau apa yang aku pikirkan sejak tadi? Ajaib sekali dia.

Setelah sekian lama menunggu di halte, akhirnya bus yang kami tunggu datang juga. Aku dan Sehun pun bergegas menaiki bus itu. Aigo, kami tidak kebagian tempat duduk, terpaksa aku dan dia berdiri, tumben sekali sih bus-bus ini penuh?

Saat sudah sampai kami pun turun dari bus yang tadi kami naiki. Kami berjalan sebentar agar sampai ke dorm. Sehun berjalan di depanku, dianggapnya apa aku ini?

“Sehun-ah, kenapa kau membelakangiku, kau tau aku terlihat seperti seorang yang tidak berguna, kau anggap aku assistentmu apa?” keluhku sambil memasang wajah cemberut. Sehoon pun lalu menghentikan langkahnya dan berbalik ke araku.

“Baiklah, bagaimana kalau seperti ini?” tanyanya sambil mengenggam tanganku.

“Sehun-ah, tidak perlu menggandeng tanganku seperti ini, aku tidak mau dihajar para sasaeng fansmu!” pekikku.

“Kau sediri yang bilang tidak mau terlihat seperti orang tidak berguna!” balasnya sambil meneruskan jalannya.

“Berjalan di sebelahku saja sudah cukup.” kataku.

“Jalanmu lambat,a ku menggandengmu agar lebih cepat sedikit!” balas Sehun.

Setelah beberapa lama berjalan akhirnya kami sampai di sebuah rumah minimalis yang terlihat nyaman. Apa ini dormnya?

“Ayo masuk!” ajak Sehun, dan aku pun mengikuti langkahnya.

“Aku pulaaaang..” teriak Sehun dan terdengar sangat childish, apa semua magnae memang punya kebiasaan kekanak-kanakan?

“Siapa dia?” sambar D.O menunjukku. Dan aku pun hanya bisa menunduk.

“Oh,ini teman sekelasku. Tidak apa-apakan jika aku mengajaknya kemari?” jawab Sehun.

Karena terlalu gugup akhirnya aku memutuskan untuk membungkuk 90o untuk memberi hormat pada member-member lain.

“Annyong haseyo, joneun Lee Areum imnida.” kataku memperkenalkan diri.

“Wah, ternyata fangirlku sudah datang!” seru seorang namja yang baru keluar dari sebuah ruangan. Aku diam membeku ketika melihat siapa yang berkata. i i i i tttuuu..

TuBerCulosis –

Biar TBCnya cepet sembuh, obatnya adalah comment. Thanks kawan..

13 thoughts on “#FF : The New Classmate [1/2]

    • Iya, ngaku deh Sehun lebih ganteng, jauh malah kalo ama Luhan.. #manggut2
      Knpa ya harus suka Luhan?? Hmmm.. krna itu yg paling mendukung dalam FF ini. Kalo Areum disini ngga suka Luhan pasti nih FF ga bakalan jadi. ToT
      Makasih dah comment, tunggu kelanjutannya aja, bakalan secepetnya.
      Jangan lupa comment lagi, makasih banyak🙂

      Suka

Comment Is Free of Charge (*^▽^*)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s